Search Results for: vagina-terlalu-basah-ketika-menopause

Kanker Vagina

Cara Tepat Mencegah Kanker Vagina Dengan Crystal X,-

Kanker VaginaMenjaga kebersihan vagina merupakan hal sangat penting bahkan wajib bagi para wanita, apa jadinya jika anda menderita kanker vagina. Kanker Vagina adalah merupakan tumor ganas pada vagina.

Dinding vagina dilapisi oleh epitelium yang terbentuk dari sel-sel skuamosa. Di bawah epitelium terdapat jaringan ikat, otot involunter, kelenjar getah bening dan persarafan. Dinding vagina memiliki banyak lipatan yang membantu agar vagina tetap terbuka selama hubungan seksual atau proses persalinan berlangsung.

Vagina adalah saluran sepanjang 7,5-10 cm; ujung atasnya berhubungan dengan serviks (leher rahim/bagian terendah dari rahim), sedangkan ujung bawahnya berhubungan dengan vulva.

Jenis-jenis Kanker Vagina:

  • Adenokarsinoma (5-10%) Adenokarsinoma paling sering terjadi pada wanita berusia 12-30 tahun. Continue reading

Cara Mencegah Menopause sejak Dini

Cara Mencegah Menopause Sejak Dini Yang Aman dan Akurat Dengan Crystal X,-

Menopause merupakan sebuah kata yang mempunyai banyak arti. Men dan pauseis adalah kata Yunani yang pertama kali digunakan untuk menggambarkan berhentiya haid. Menurut kepustakaan abad ke-17 dan ke-18, menopause dianggap suatu bencana dan malapetaka, sedangkan wanita post-menopause dianggap tidak berguna dan tidak menarik lagi

Defenisi Menopause

Menopause adalah suatu fase alamiah yang akan dialami oleh setiap wanita yang biasanya terjadi diatas usia 40 tahun. Ini merupakan suatu akhir proses biologis dari siklus menstruasi yang terjadi karena penurunan produksi hormon estrogen yang dihasilkan indung telur. Berhentinya haid akan membawa dampak pada konsekuensi kesehatan baik fisik maupun psikis
Kata menopause yang berasal dari kata Yunani yang berarti “bulan” dan “penghentian sementara”, yang secara linguistik lebih tepat disebut menocease. Secara medis istilah menopause berarti menocease, karena berdasarkan defenisinya menopause itu berarti berhentinya menstruasi (bukan istirahat). Arti menopause yang tidak jelas ini dikarenakan gejala-gejala yang muncul sebelum menstruasi juga berhenti

Masa Klimakterium

Menurut siklus kehidupan wanita normal, setiap kehidupan seorang wanita mengalami fase-fase perkembangan tertentu. Dalam hal ini, fase-fase yang berkaitan dengan berbagai fungsi organ reproduksi wanita. Fase tersebut dibagi tiga tahap, yaitu masa sebelum, sedang berlangsung dan setelah menstruasi

Pra-Menopause dan Kadar Hormon

Pandangan konvensional mengenai apa yang terjadi pada masa pra menopause adalah bahwa kadar estrogen turun drastis. Ini merupakan penyederhanaan yang terlalu berlebihan dan terlalu sering mengakibatkan timbulnya gejala-gejala yang tidak terlalu nyaman menjadi semakin parah. Dalam menopause alamiah, perubahan hormonal pertama yang terjadi adalah turunnya kadar progesteron secara gradual, sementara kadar estrogen tetap berada dalam kisaran normal atau bahkan meningkat. Karena progesteron dan estrogen saling mengimbangi satu sama lain selama siklus menstruasi, jika yang satu turun maka yang lain naik, penurunan drastis pada kadar progesteron memungkinkan kadar estrogen naik tanpa terhalang yaitu tanpa penyeimbang yang biasanya ada. Akibatnya adalah terjadi ekses estrogen, suatu kondisi yang sering dinamakan dominasi estrogen yang justru merupakan kebalikan dari pandangan konvensional

  • Perubahan Fisik, Gangguan-Gangguan serta Faktor-Faktor yang Memengaruhi Menopause
  • Perubahan Fisik pada Menopause

Menurut Aina (2009), yang mengutip pendapat Hurlock, ketika seorang memasuki menopause, fisik mengalami ketidaknyamanan seperti rasa kaku dan linu yang dapat terjadi secara tiba–tiba disekujur tubuh, misalnya pada kepala, leher, dan dada bagian atas. Kadang–kadang rasa kaku ini dapat diikuti dengan rasa panas atau dingin, pening, kelelahan, jengkel, resah, cepat marah, dan berdebar-debar.

Menopause Bukan Akhir Kehidupan

Perubahan pertama dalam urutan peristiwa yang memuncak pada berhentinya haid atau menopause adalah folikel telur di indung telur menjadi kurang peka terhadap rangsangan hormon pituitari, FSH, dan LH yang merangsang pertumbuhan beberapa folikel setiap bulan sejak remaja. Dengan berlalunya waktu, semakin sedikit folikel telur yang dirangsang oleh hormon, dan jumlah estrogen yang dikeluarkan semakin berkurang, sampai akhirnya haid berhenti sama sekali Universitas Sumatera Utara
menopause pun tiba. Seluruh periode perubahan ini lebih seusia jika disebut klimakterium atau perubahan kehidupan

Cara Mencegah Menopause sejak Dini dengan Crystal X Read more …..

Powered by : Cara Mencegah Menopause sejak Dini

gejala menopause

 gejala menopause -  tanda menopause – keluhan ketika menopause – ciri ciri menopause,-

Beberapa keluhan fisik yang merupakan tanda dan gejala dari menopause yaitu:

  • Menstruasi yang tidak teratur atau abnormal (yang paling sering, perdarahan vagina yang berlebihan)

Ketika seorang wanita mengalami perubahan hormon di masa pra menopause, segala macam perdarahan mungkin terjadi, mulai dari menstruasi yang menjadi sangat ringan dan sebentar sampai menstruasi yang berjarak tiga bulan atau lebih. Dan sebagian wanita mempunyai pola perdarahan yang begitu tidak menentu sehingga tampak seperti bukan menstruasi sama sekali (MacKenzei.

  • Menurunnya gairah seks (Hilangnya hasrat seksual)

Wanita mengalami penurunan dalam kadar testosteron mereka selama pra menopause ini dapat mengakibatkan hilangnya hasrat seksual. Tapi bagi sebagian wanita masalah libido terkait dengan kurangnya hormon estrogen atau menipisnya jaringan vagina

  • Pembengkakan (retensi air)

Ketidak nyamanan menahan kencing (lepasnya air kencing saat batuk, bersin, tertawa dsb) terjadi dikarenakan menipisnya lapisan saluran kencing luar yang sangat bergantung pada estrogen. Gejala gejala kencing sering dapat diatasi dengan penggunaan secolek kecil krim estrogen di lokasi tersebut. Latihan kegel juga dapat meningkatkan aliran darah ke area itu dan membanu mengatasi ketidak mampuan menahan kencing

  • Mengembang dan melembutnya payudara

Banyak wanita mengalami payudaranya melembut tepat sebelum menstruasi mereka datang. Tapi selama pra menopause, payudara akan terus lembut atau membesar jauh lebih sering. Ini jauh lebih umum jika seorang wanita mengalami dominasi estrogen.

  • Perubahan suasana hati (yang paling sering rasa kesal dan depresi)

Banyak wanita merasakan bahwa perubahan suasana hati mereka lebih parah dibanding sebelumnya menjelang haid mereka datang, meningkatnya suasana hati yang negatif dan gelap, bersifat abnormal.

  • Berkeringat di Malam hari

Berkeringat di malam hari merupakan suatu kesatuan dengan gelora panas. Terlebih pada pukul 3 dan 4 pagi merupakan saat yang paling umum dimana wanita pra menopause mandi keringat. Sehingga perlu mengganti pakaian dimalam hari. Berkeringat malam hari tidak saja mengganggu tidur melainkan juga teman atau pasangan tidur. Akibatnya diantara keduanya merasa lelah dan lebih mudah tersinggung, karena tidak dapat tidur nyenyak.
Cara kerjanya belum diketahui secara pasti, tetapi pancaran panas pada tubuh akibat pengaruh hormon yang mengatur thermostat tubuh pada suhu yang lebih rendah. Akibatnya suhu udara yang semula dirasakan nyaman, mendadak menjadi terlalu panas dan tubuh mulai menjadi panas serta mengeluarkan keringat untuk mendinginkan diri

  • Jantung berdebar-debar

Seperti gelora panas, debaran jantung dapat berkisar dari ringan sampai berat. Gejala ini jarang yang berbahaya, meskipun kadang-kadang bisa terasa sangat menakutkan. Itu merupakan akibat ketidak seimbangan antara sistem syaraf simpatik dan para simpatik dan sering terkait dengan ketakutan dan kecemasan

  • Sakit kepala, terutama sebelum menstruasi

Kadar hormon yang tidak seimbang ikut menambah apa yang dinamakan migrain menstruasi selama masa pra menopause dan menopause. Jenis sakit kepala ini biasanya datang tepat sebelum menstruasi anda, ketika kadar estrogen maupun progesteron dapat turun secara drastis. Ratusan wanita dapat sembuh dari migrain menstruasi dan migrain menopause mereka sepenuhnya dengan menggunakan krim progesteron

  • Gelora Panas

Gelora panas adalah gejala pra menopause yang paling umum dalam budaya kita terjadi sekitar 70 sampai 85% dari semua wanita pra menopause. Gelora panas itu bisa sangat ringan atau sangat berat sehingga mengakibatkan kurang tidur dan depresi. Itu dimulai dengan sensasi hangat yang muncul tiba-tiba dan selintas yang kemudian dapat menjadi sangat panas di wajah, kulit kepala, dan area dada, kadang kadang bisa disertai dengan kulit kemerahan dan keringat. Kadang-kadang itu disertai frekuensi jantung yang meningkat, diikuti dengan rasa kedinginan. Pada kebanyakan wanita, gelora panas sering dimulai tepat sebelum atau selama periode menstruasi di masa pra menopause

Powered by : gejala menopause

Vagina Nyeri Saat Berhubungan

Vagina Nyeri Saat Berhubungan – penyebab vagina nyeri saat berhubungan – vagina nyeri saat senggama,-

Kondisi Vagina Nyeri Saat Berhubungan seks ini tentunya tidak nyaman bagi si wanita. Kualitas hubungan seks jadi terganggu karena si wanita tidak dapat menikmati seks apalagi mencapai orgasme. Sehingga banyak wanita yang mengeluhkan hal ini sebagai suatu hal yang mengganggu emosional mereka dan tentunya hubungan suami istri.

Adapun penyebab vagina nyeri saat berhubungan bisa di sebabkan oleh dua faktor diantaranya :

Faktor Psikis

Faktor ini lebih banyak disebabkan oleh trauma yang dialami sehingga membekas dalam ingatan, seperti misalnya kasus pemerkosaan. Selain itu juga karena adanya rasa takut hamil, karena memang belum mengharapkan adanya anak dalam keluarga (menikah pada usia muda). Faktor pemanasan yang kurang lama dan maksimal pada istri, juga dapat menyebabkan despareunia. Posisi pada yaktu bercinta juga banyak pengaruhnya.

Faktor Fisik

Penyebab dari dispareunia menurut Winter bisa beraneka, misalkan secara fisik. Nah, dispereunia yang disebabkan oleh factor fisik karena infeksi dari penyakit kelamin, seperti herpes ataupun penyakit lain yang menyerang vagina, leher rahim, ataupun tuba falopi. Karena anda sedang menjalani pengobatan atau peradiasian untuk menyembuhkan suatu penyakit, bisa juga mengakibatkan nyeri pada waktu berhubungan badan. Setelah beberapa waktu anda melahirkan karena dilakukan penyayatan pada mulut bibir kemaluan untuk mempermudah kehariran, bisa menyebabkan dispareunia.

Nyeri atau sakit bersenggama bisa juga karena anda menderita endometriosis. Yaitu adanya suatu jaringan endometrium di luar rahim, misalnya disaluran telur, indung telur, diantara dinding belakang rahim dan anus. Kerena robeknya selaput dara atau selaput dara tipis, bisa juga mengakibatkan nyeri saat berhubungan. Selain itu, jika terjadi luka disaluran kencing, bisa juga menyebabkan nyeri. Lalu karena reaksi alergi pada diaprama, kondom, ataupun tidak terlalu bagus pelumas pada kondom dan juga bisa dikarenakan factor menopause. Penurunan kadar esktrogen yang mempengaruhi jumlah cairan di vagina.

penyebab vagina nyeri saat berhubungan bisa karena faktor kesehatan organ intim yang sifatnya sementara, hingga munculnya gangguan ginekologi. Berikut lima penyebab munculnya rasa sakit pada wanita saat berhubungan intim atau dyspareunia

  • Melahirkan

Rasa sakit pada organ intim kerap datang setelah melahirkan anak, baik melalui prosedur kelahiran alami ataupun caesar.”Proses melahirkan yang menyakitkan bisa meninggalkan luka baik fisik maupun mental,” ujar Denis Knowles, seorang terapis seks.

Menurutnya, seorang wanita yang baru saja melahirkan mungkin saja merasa vagina mereka terluka. “Hal ini dapat membuat mereka merasa tidak seksi, dan mereka tidak merasakan sensasi yang sama yang seharusnya mereka rasakan selama hubungan seksual.”

Cobalah ungkapkan perasaan pada pasangan dan lakukan aktivitas intim perlahan-lahan sesuai kenyamanan. Studi menunjukkan bahwa rasa sakit akan hilang paling tidak dalam waktu setahun.

  • Vaginismus

Vaginismus adalah pengetatan tak terkendali dari otot vagina, yang membuat penetrasi sulit dilakukan dan memicu rasa sakit pada vagina. Gairah masih muncul, namun kerap tak hadir. Umumnya, otot-otot vagina akan kembali rileks ketika proses penetrasi berakhir.

Penyebab vaginismus belum diketahui secara pasti. Umumnya, kondisi ini dikaitkan dengan kondisi psikologis terkait pengalaman seksual traumatis.

“Setiap trauma yang berhubungan dengan organ intim memiliki dampak psikologis. Untuk mengatasi masalah ini, Anda memerlukan pasangan yang baik dan pengertian. Memberi kenikmatan pribadi juga dapat membantu karena Anda akan belajar apa yang membuat Anda cemas dalam hubungan,” ujarnya.

  • Kurangnya gairah saat berhububgan

Jika tidak dalam mood untuk melakukan hubungan seks, otot-otot pada vagina akan mengencang dan kering. Kondisi ini menyebabkan penetrasi sulit dilakukan, sehingga vagina akan terasa sakit.

Terkadang masalah ini muncul berasal dari rasa cemas dalam pikiran Anda. Cobalah untuk rileks dan katakan pada pasangan Anda untuk membantu Anda menciptakan kondisi yang aman dan nyaman.

  • Vulvar vestibulitis

Gejala umum yang kerap terjadi pada kondisi ini adalah rasa terbakar, menyengat, dan sakit. Rasa sakit yang muncul biasanya bersifat konstan dan dapat berlangsung selama bertahun-tahun.
Kondisi ini berisiko lebih besar terjadi pada wanita usia 40 tahun atau lebih. Gangguan ini disembuhkan dengan obat-obatan yang mengubah cara ujung saraf mengirim stimulus ke tulang belakang.

  • Infeksi vagina

Beberapa infeksi seperti iritasi, klamidia, dan herpes dapat membuat luka saat berhubungan seks. Iritasi dapat diobati dengan obat-obat yang dijual di apotik

Hal yang dapat dilakukan untuk menghindari rasa sakit ketika berhubungan intim dengan suami.

Berikut cara-cara menghindari rasa Nyeri Saat Berhubungan intim dengan pasangan suami istri.

  • Bakteri di organ intim

Membersihkan organ intim memang penting, tetapi terlalu sering membasuhnya dengan obat anti bakteri dapat mengurangi jumlah bakteri baik di vagina.

Seiring waktu, membersihkannya secara reguler dapat meningkatkan infeksi dan iritasi pada vagina. Mencuci daerah vagina dengan sabun lembut dan air sudah cukup menghilangkan aroma yang tidak diinginkan dan menjaganya tetap bersih.

Jika ingin menggunakan obat anti bakteri, pastikan obat tersebut dapat menjaga pH pada vagina dan lebih baik konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

  • Dehidrasi

Dehidrasi dapat menyebabkan kekeringan pada organ intim wanita sehingga mengakibatkan rasa sakit ketika berhubungan seks. Untuk menggambarkannya, Anda dapat menggosok-gosokkan kedua tangan, Anda pun akan merasa panas dan iritasi.
Hal inilah yang terjadi ketika kelembaban vagina menurun karena dehidrasi, tetapi mungkin akan lebih menyakitkan daripada pergesekan tangan Anda.
Menurut Klinik Mayo, ada beberapa cara untuk menghindari dehidrasi. Rata-rata wanita memerlukan sekitar 9 gelas air untuk menggantikan cairan yang hilang. Jika Anda mengalami sakit akibat seks, Anda harus minum lebih banyak untuk menjaga kelembabannya.

  • Menopause

Ketika masa menapause tiba, hormon estrogen tidak lagi menjaga vagina sehingga vagina akan kering. Estrogen menjaga kelembaban vagina, ketika estrogen tidak lagi diproduksi tubuh, vagina tak lagi memiliki ‘pelumas’. Menggunakan pelumas sebelum berhubungan intim akan mengurangi iritasi dan rasa sakit.

  • Penetrasi terlalu dalam

Untuk beberapa wanita, sakit akibat seks terjadi karena posisi yang mengakibatkan terjadinya penetrasi dalam. Sebelum melakukan hubungan seksual, bicarakan posisi bercinta yang membuat Anda nyaman dan mengurangi rasa sakit. Posisi woman on top, dan missionary adalah posisi yang memungkinkan Anda mengontrol penetrasi.

Powered by : Vagina Nyeri Saat Berhubungan

Gangguan Gangguan yang Terjadi Selama Menopause

Gangguan Gangguan yang Terjadi Selama Menopause – Gangguan Selama Menopause,

Gangguan-gangguan yang sering terjadi selama menopause adalah:
1. Osteoporosis ketika Menopause

2. Penyakit jantung koroner ketika Menopause
Kolesterol baik yang tinggi pada wanita muda dipengaruhi oleh estrogen.Setelah menopause risiko terkena penyakit jantung koroner dua kali lipat pada wanita karena lemak golongan atherogenik (yang memproduksi lemak pada arteri) meningkat pada sekitar usia 60 tahun.

3. Berat badan meningkat ketika Menopause
Usia menopause terjadi peningkatan berat badan akibat turunnya estrogen dan gangguan pertukaran zat dasar metabolisme lemak. Selain pada usia ini biasanya aktivitas tubuh berkurang, selain itu daya elastis kulit juga menurun, yang memudahkan lemak disimpan dalam tubuh.

4. Kanker ketika Menopause
Pada masa menopause terjadi proses degenerasi sehingga menyebabkan perubahan-perubahan tidak saja pada organ reproduksi juga bagian tubuh lainnya, salah satu proses degenerasi tersebut adalah penyakit kanker. Kondisi ini adalah suatu keadaan pertumbuhan jaringan yang abnormal.

5. Demensia tipe alzhaimer ketika Menopause
Selama periode pra menopause dan pasca menopause terjadi penurunan kadar hormon seks steroid. Penurunan ini menyebabkan beberapa perubahan neuro endokrin sistem susunan saraf pusat, maupun kondisi biokimiawi otak. Padahal Universitas Sumatera Utara
sistem susunan saraf pusat merupakan target organ yang penting bagi hormon seks steroid seperti estrogen. Pada keadaan ini terjadi proses degeneratif sel neuron (kesatuan saraf) pada hampir seluruh bagian otak, terutama didaerah yang berkaitan dengan fungsi ingatan.

6. Perubahan kulit ketika Menopause
Gangguan diatas dasarnya terjadi karena hormon estrogen yang mulai tertekan. Estrogen berperan dalam menjaga elastisitas kulit, ketika menstruasi berhenti maka kulit akan terasa tipis, kurang elastis terutama pada daerah sekitar wajah, leher dan lengan. Kulit di bagian bawah mata menjadi mengembung seperti kantong, dan lingkaran hitam dibagian ini menjadi lebih permanen dan jelas..

Powered by : Gangguan Gangguan yang Terjadi Selama Menopause

Cara mencegah menopause dini

Cara mencegah menopause dini – Pengobatan Menopause Secara Herbal,-
cara mencegah menopause dini, gejala-gejala umum menopause, menopause adalah, obat anti-depresi ketika menopause, penanggulangan menopause, pencegah kegelisahan ketika menopause, pengobatan menopause secara herbal, perawatan khusus selama menopause

Menopause adalah tanda berakhirnya masa-masa haid, yang berarti berakhirnya masa subur seorang wanita. Tahun-tahun awal kejadian ini dapat dikatakan merupakan titik puncak atau perubahan hidup. Menopause biasanya terjadi pada usia sekitar 50-an, namun bisa

Menopause adalah tanda berakhirnya masa-masa haid, yang berarti berakhirnya masa subur seorang wanita. Tahun-tahun awal kejadian ini dapat dikatakan merupakan titik puncak atau perubahan hidup. Menopause biasanya terjadi pada usia sekitar 50-an, namun bisa terjadi lebih cepat atau lambat. Anda sudah boleh menduga hal itu jika usia anda sudah di atas 45 tahun dan belum mendapat haid dalam 6 bulan terakhir. Fluktuasi hormon sebelum dan sesudah menopause sering (tidak selalu) menimbul-kan berbagai reaksi fisik dan emosional. Problem emosional bisa semakin runyam dengan adanya faktor-faktor sosial lain; misalnya ditinggalkan anak berumah-tangga sendiri; yang juga menuntut penyesuaian psikologis di usia menjelang pertengahan.

Gejala-gejala umum menopause

Gejala berikut biasanya hilang dalam waktu setahun di awal berhentinya masa haid:

  • Ketidaklancaran dan sesekali terjadi ketidakhadiran haid
  • Gelombang demam (suhu tubuh meningkat dan banyak berkeringat)
  • Berkeringat di malam hari vagina kering akibat berkurangnya pengeluaran cairan vagina, yang membuat persetubuhan jadi tidak nyaman
  • Gangguan emosional: depresi, rewet, dan cengeng

Penanggulangan menopause

Tidak semua wanita memerlukan perawatan medis khusus selama menopause. Jika gejala-gejalanya tidak menganggu anda, pengobatan tidak begitu bermanfaat. Namun jika anda merasa terganggu atau malu, pergilah ke dokter, banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

Terapi penggantian hormon (hormone replacement therapy, HRT) Obat pelengkap hormon seks wanita dapat diberikan pada wanita yang menderita gejala-gejala menopause. Namun, karena hal itu meningkatkan resiko penggumpalan darah, dan meningkatkan peluang jantung dan stroke, pengobatan ini tidak selalu dilakukan. arena itulah biasanya dokter membatasi, pengobatan hormon ini hanya selama beberapa tahun saja

Krim hormon atau salep pelumas (untuk vagina yang mengering), obat-obat anti-depresi atau pencegah kegelisahan (untuk gejala-gejala secara psikologis), dan obat non-hormonal (pelawan demam) bisa diberikan sebagai pengganti terapi

Pengobatan Menopause Secara Herbal

Pengobatan Menopause Secara Herbal atau lebih tepatnya mencegah menopause dini Secara Herbal adalah dengan obat herbal Crystal X. Untuk lebih lengkapnya mengenai Obat herbal Crystal X silahkan klik disini.!

Powered by : Cara mencegah menopause dini

Perubahan Psikologis Menopause

Perubahan Psikologis Menopause - Akibat Menopause,

Seperti hal nya gangguan gelombang hormon dan kebutuhan untuk beradaptasi dengan cara-cara baru membuat masa pubertas dan remaja menjadi masa yang sulit. Beberapa wanita menemukan perubahan gelombang hormon dan kebutuhan untuk menyesuaikan dengan perubahan membuat menopause menjadi sangat sulit

Perubahan ini seperti kehilangan seseuatu yang dibayangkan tentang kehidupan dan harus menyesuaikan gejala menopause yang asing baginya. Ketidak teraturan haid secara bawah sadar meningkatkan kecemasan wanita bahwa daya tarik seksual dan fisiknya berkurang. Dia menjadi tua, merasa ditolak dan mencapai akhir dari kehidupan. Emosi yang negatif ini tentu saja hanya berlangsung sementara

Psikiatris menemukan, banyak wanita pada masa menopause melampaui tiga tahap sebelum menyesuaikan dengan kehidupan barunya. Pertama adalah tahap dimana perasaan cemas makin menonjol biasanya periode ini cukup singkat. Dilanjutkan dengan periode yang mungkin berlangsung berbulan-bulan, ketika gangguan depresi dan perubahan suasana hati yang lainya muncul. Yang ketiga merasa ditolak oleh semua orang. Semua anggapan itu tidak benar kelak si wanita akan memasuki tahap penyesuaian ulang. Semua kesedihan dari bulan-bulan sebelumnya tinggal sebagai mimpi buruk

Akibat perubahan pada organ reproduksi maupun hormon tubuh pada saat menopause mempengaruhi berbagai keadaan fisik tubuh seorang wanita. Keadaan ini berupa keluhan-keluhan ketidaknyamanan yang timbul dalam kehidupan sehari-hari.

Diantara Akibat yang Ditimbulkan oleh Menopause :

  • Mudah tersinggung
    Gejala ini lebih mudah terlihat di bandingkan kecemasan. Wanita lebih mudah tersinggung dan marah terhadap sesuatu yang sebelumnya dianggap tidak mengganggu. Ini mungkin disebabkan dengan datangnya menopause maka wanita menjadi sangat menyadari proses yang sedang berlangsung dalam dirinya. Perasaannya menjadi sangat sensitif terhadap sikap dan perilaku orang-orang disekitarnya, terutama jika sikap dan prilaku tersebut di persiapkan sebagai proses penerimaan yang sedang terjadi dalam dirinya.
  • Depresi
    Ini adalah kondisi gejala yang pasti dan sering dialami pada ibu menopause yang dikarenakan perubahan – perubahan yang ada pada diri setiap seorang wanita karena perubahan fisik dan psikologi pada tubuh
  • Kecemasan
    Gangguan kecemasan dianggap sebagai bagian dari satu mekanisme pertahanan diri yang dipilih secara alamiah oleh makhluk hidup bila menghadapi sesuatu yang mengancam atau membahayakan dirinya. Namun kecemasan ini umumnya bersifat relatif artinya ada orang – orang yang cemas dan dapat tenang kembali setelah mendapat dukungan dari orang-orang di sekitarnya namun ada juga orang-orang yang terus menerus cemas meskipun orang disekitarnya memberikan dukungan. Kecemasan yang timbul pada wanita menopause sering di hubungkan dengan adanya kekhawatiran dalam menghadapi situasi yang sebelumnya tidak pernah dikhawatikan. Meski cemas dengan berakhirnya masa reproduksi yang berarti berhentinya nafsu seksual dan fisik. Apalagi menyadari bahwa dirinya akan menjadi tua yang berarti kecantikan akan mundur. Seiring dengan hal itu vilatitas dan fungsi organ- organ tubunya akan menurun. Hal ini dapat menghilangkan kebanggaannya sebagai seorang wanita. Keadaan ini dikhawatirkannya akan mempengaruhi hubungannya dengan suami maupun dengan lingkungan sosialnya.
  • Stres
    Perubahan yang terjadi pada massa menopause dengan menyebabkan stres pada wanita serta merupakan reaksi tubuh terhadap kecemasan yang di hadapinya pada saat situasi yang menakutkan atau tidak nyaman. Tidak ada orang yang bisa lepas sama sekali dari rasa was-was dan cemas termasuk wanita menopause. Ketegangan perasaan atau stres selalu berdebar dalam lingkungan pekerjaan, pergaulan sosial, kehidupan rumah tangga dan bahkan menyusup ke dalam tidur. Kalau tidak di tanggulangi stres dapat menyita energi, mengurangi produktivitas kerja, dan menurunkan kekebalan terhadap penyakit. Namun demikian stres tidak hanya memberikan dampak negatif tetapi juga dampak positif tergantung bagaimana individu memandang dan mengendalikannya karena stres sangat individual sifatnya

Powered by : Perubahan Psikologis Menopause